Sebuah Usia


: DA

Di dinding itu kalender berpesta.
365 hari ia menunggu waktu mencatat genap usia; seperti katakata yang menanti kau sajakkan.

Di Juni ke dua puluh, telah kau torehkan segala riwayat pada sang waktu; yang barangkali lebih berharga dari sebuah hikayat.

Maka, tetaplah melaju, Kau; Sang Penyair.
Agar waktu tak berubah mengabu siasia dan sisakan hampa di ujung usia.

Surabaya 2011

*untuk seorang penyair

Sebab Aku Ingin Melepasmu Dengan Mudah


Sebab bayangmu masih kuat mendekap ingatan, maka:

Aku ingin melepasmu dengan mudah
Semudah ombak menghapus jejak kaki
Semudah angin mebawa bisikku pergi

Aku ingin melepasmu dengan mudah
Seperti waktu melambaikan tangannya pada harihari
Dan siang menggelincirkan malam

Aku ingin melepasmu dengan mudah
Semudah kanakkanak hujan menghapus kemarau
Semudah mata membulirkan airnya

Aku ingin melepasmu dengan mudah
Seperti layanglayang yang terbang dan tak pernah takut jatuh

Balebengong 2011