Selamat Menyambut!


Sebagian besar dari diri saya amat senang ketika Ramadhan tiba. Sebagian lainnya merasa bahwa bulan-bulan seperti ini saya justru malah merasa sendirian. Saya kangen dengan suasana ramadhan beberapa tahun silam. Saat rumah masih lengkap dengan penghuni lainnya. Ayah dan Ibu.

 

Biasanya, di hari pertama ibu akan membuat masakan spesial. Baik ketika sahur maupun berbuka puasa. Menu-menu andalan dan favorit kami disajikan. Prosesi penyambutan katanya. 

 

Beberapa tahun berikutnya, rumah semakin sepi. Tinggal saya sebagai penghuni tunggal di rumah sepeninggal ayah dan ibu. Ramadhan menjadi sangat berbeda. Sahur sendirian terasa aneh bagi saya. Mengharuskan untuk menyiapkan segala sesuatunya sendiri. Dan bangun pada jam sahur begitu lalu langsung memasak memang agak berat. Cukup berat. Membeli makanan di luar pun akan tetap tidak sama. Yang saya kangeni adalah masakan rumahan. Masakan ibu.

 

Hingga minggu lalu saya bertekat untuk membuat salah satu ‘makanan instan’ favorit, karena bisa bertahan dalam jangka waktu yang lumayan dan praktis pula. Dan jadilah…

 

Gambar

sebutlah ini kering tempe. Stok makanan yang bisa langsung makan dengan nasi saja. Bisa dijadikan lauk atau camilan jika terpaksa. Sepertinya makanan ini akan menyelamatkan hari hari saya sebulan ini. Makanan ini juga berfungsi sebagai obat kangen masakan ibu. Rasa memang tidak bisa mirip sekali, tapi sudah cukup untuk mengenyangkan memori saya. Ibu akan menemani saya lewat ini.

 

 

Hei, bukankah kita tidak pernah benar-benar sendirian? 😀

 

 

 

Iklan

2 pemikiran pada “Selamat Menyambut!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s