Tujuhbelas


:A

Tujuhbelas, selamat datang.

Tujuhbelas, masihkah kau membangun jembatan dari kotamu ke kotaku?
Sebab aku tak mampu mendengar gaduhnya dari sini.
Atau barangkali kemampuan dengarku mulai menghilang?

Tujuhbelas, kau tak pernah letih
dan aku tak lelah menanti.
Hari di mana kakikaki kita meniti jembatan yang kau bangun
dari beribu jarak dan berlembarlembar waktu.
***

Tujuhbelas, tahukah kau jika gelisah selalu menjadi penengah saat kuderaskan doa yang tidak hendak berhenti.
Gelisah yang mungkin sama dengan gelisahmu.

Tujuhbelas, barang sudah pasti kini kau menyiapkan strategi perang esok.
Perjuangan untuk sesuatu yang akan menentukan langkahmu selanjutnya.

Tujuhbelas, doadoaku akan menemanimu esok.
Dan aku akan menantimu kembali dengan membawa senyum.

Balebengong 2011

Iklan

8 pemikiran pada “Tujuhbelas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s