#7 Mungkin Ia


Awan hitam menggelayut pasrah, memamerkan gurat kemuraman akan cinta yang patah.

Perih batin merintih, berhimpit sesak, mengoyak jerih.
Saling bertemu dalam tengkar tak jemu.
Menggiring rindu pada damba semu.

Di manakah rindu itu
Yang dulu selalu berpendaran di sana?
Apakah kau lupa meninggalkannya di mana?
Atau terjatuh saat
kau berpapasan dengannya?
Atau justru kau sedang terjebak dalam kepikunan?

Mungkin rindu itu masih terselip di antara gemawan.
Menunggu hujan membawanya pulang.
Padaku.

*posting yg seharusnya tanggal 10*
#7 Mungkin
makasih buat @silencehart untuk “jalan”nya

Iklan

6 pemikiran pada “#7 Mungkin Ia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s